(Pesan Mulia Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam pada Imam Ali)
Suatu hari Imam Ali di panggil Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam. Kemudian beliau berkata
“Wahai Ali sholatlah engkau pada malam hari, sekalipun itu seperti memerah susu kambing (sebentar).
“Orang yang sholat di malam hari maka paling bagus wajahnya di siang hari”
Sholat adalah rukun islam yang kedua dari lima rukun islam. Dari seluruh ibadah-ibadah wajib maka sholat adalah paling tinggi keutamaannya dari ibadah wajib lainnya. Dan dari seluruh ibadah-ibadah sunnah maka sholat sunnat adalah paling tinggi keutamaanya dari ibadah sunnah lainnya.
Berbicara sholat sunnat maka ada banyak aturan dalam agama. Ada sholat sunnat yang terikat oleh waktu seperti sholat dhuha, sholat witir dan rawatib. Ada sholat sunnat yang terikat oleh sebab seperti sholat gerhana, sholat istisqo, sholat istikhoroh.
Ada sholat sunnat yang tidak terikat waktu dan sebab yaitu sholat sunnat mutlaq. Sholat sunnat mutlaq yang paling tinggi keutamaannya adalah qiyamul lail.
Imam Ali dipesankan Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam tentang pentingnya qiyamul lail
“ Ya Ali kalau malam bangunlah walaupun sholatnya seperti memeras susu kambing (sebentar)”
Dalam hadits lain seperti yg diriwayatkan Imam Muslim, Imam Tirmidzi dan Imam Nasai : “Paling tingginya sholat setelah sholat wajib adalah sholat qiyamul lail
Dalam Al Qur’an Allah memuji Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam dan sahabatnya yang mengikuti jejak luhur nabi dalam surah Al Muzammil
“Wahai orang yang berselimut (Muhammad)! Bangunlah (untuk sholat) pada malam hari, kecuali sebagian kecil, (yaitu) separuhnya atau kurang sedikit dari itu, atau lebih dari (seperdua) itu, dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan perkataan yang berat kepadamu. Sungguh, bangun malam itu lebih kuat (mengisi jiwa); dan (bacaan pada waktu itu) lebih berkesan”. (al-Muzzammil/73: 1-6)
Keutamaan Sholat Malam
Sabda Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam
Sholatlah kamu pada malam hari karena sholat malam itu adalah kebiasaan orang sholeh di masa lalu dan ini merupakan pendekat pada Allah, dapat menghapus dosa, dapat mencegah orang dalam perbuatan dosa, dan dapat mencegah penyakit-penyakit dalam tubuh.
Di akhir zaman ini bermunculan berbagai macam penyakit. Kalau mau sehat maka laksanakanlah qiyamul lail walaupun sebentar.
Antara qiyamul lail dan tahajud disebut dalam ilmu balaghoh ada umum, khusus, mutlaq. Perbandingannya seperti nabi dan rasul, yang namanya qiyamul lail adalah nabi dan yang namanya tahajud adalah rasul. Kalau rasul sudah pasti nabi tapi kalau nabi belum tentu rasul
Kalau tahajud sudah pasti qiyamul lail dan kalau qiyamul lail belum tentu tahajud. Karena sholat tahajud memiliki dua syarat. Bila dua syarat itu terpenuhi maka disebut tahajud.
Syaratnya adalah:
- Sesudah sholat isya
- Sesudah tidur
Dua syarat ini tak boleh hilang. Bila kita belum tidur setelah sholat isya maka namanya qiyamul lail.
Keuntungan Sholat Malam
“orang yang sholat pada malam hari maka nanti akan bagus wajahnya di siang hari”
Maksudanya tak mengalami pusing hidupnya walaupun dijaman susah, karena rahmat Allah paling banyak turun di sepertiga malam terakhir (sekitar jam 2/3)
Kalau jam segitu Allah berkata:
“Adakah orang kesusahan yang mau minta permohonan pada Ku. Maka Ku beri
“Adakah orang yang banyak dosa mau minta ampun. Maka Ku ampuni dia.
Jadi kalau malam itu waktu mustajab. Perumpanyaan. Kalau beli bensin di tengah malam tak akan antri seperti pada siang hari. Jadi walau kita orang kurang deket pada Allah, dengan wasilah malam mintalah pada Allah.
Allah Maha Baik, Kasih Sayang Allah itu Halus (Luthuf), Karena kasih sayang Allah halus maka kita kurang memahami. Perumpamaannya tengah malam hari kita ingin kencing, kita berkata ini gejala prostat. Padahal ini cara Allah untuk membangunkan malam agar sholat tahajud.
Nanti diakhirat saat kita dikumpulkan di padang mahsyar. Allah akan panggil orang masuk surga duluan adalah orang yang sholat di malam hari. Jadi qiyamul lail menjadi sebab orang masuk surga duluan.
Hal pertama yang dikatakan Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam saat masuk Madinah, pidato awal Nabi
“Wahai kaum muslimin sholatlah di malam tidur saat orang pulas tidur, niscaya engkau masuk surga dengan penuh keselamatan”
Al Qur’an Surah Al Isra ayat 79
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
Artinya: Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.
(Referensi : https://tafsirweb.com/4683-surat-al-isra-ayat-79.html)
Dan Allah meninggikan derajat seseorang, ngga ada di siang. Bahkan saat Allah mengangkat hambanya menjadi Walinya. Kata Al Qutub Imam Al Haddad dalam kitab Risalah Muawanah
Tidak pernah Allah mengangkat orang menjadi kekasihnya/walinya melainkan pengangkatannya di malam hari.
Orang sholeh tempo dulu, kalau malam tidak bangun maka pagi-pagi ia akan bersedekah beras sekarung, untuk menebus kelalaiannya meninggalkan tahajud. Ada salah apa saya dengan Allah, sampai saya tak diundang sholat tahajud. (Kalau kita sekarang boro-boro bayar kafarat beras sekarung, menyesal saja kaga…astagfirullah)
Dalam kitab Zabur dikatakan “Bohonglah orang-orang yang mengaku cinta padaKu. Kalau malam datang dia tidur terus”
Karena pada hakekatnya dimana-mana orang yang mencinta ingin bedua-duaan dengan kekasihnya.
Suatu ketika Abu Yazid Al Busthomi bertemu dengan orang sepuh.
Abu Yazid bertanya: “Paman umurmu berapa”?.
Jawab Laki-laki sepuh itu “saya sudah berumur 60 tahun”.
Kata Abu Yazid “Waduh perjalananmu sudah jauh”. “Nampaknya kau ini sudah mau sampai menuju Allah. “Apa yang kau persiapkan? Terus kata Abu Yazid “orang dulu Imam Ali Zainal Abidin sholat 1000 rakaat tiap hari”. “Orang dulu, Ustman bin Affan rakaat terakhir witirnya baca 1 khatam Quran” Sekarang apa persiapanmu menuju Allah?
Si bapak sepuh menangis, “apa yang harus saya lakukan, Ya Aba Yazid?
“Umur yang tersisa gunakan sebaik baiknya, Kau ini rambutnya sudah putih, sudah sebuah isyarat untuk memasuki ke tempat-tempat yang putih seperti masjid, majelis” .
“Ucapkan selamat tinggal pada dunia hitam dan sudah waktunya memasuki dunia putih”
“Bila kau mampu manfaatkan waktu tuamu maka kesalahanmu di masa lalu insya Allah dihapus, sebab yang dihitung oleh Allah bukan dulunya tapi adalah akhirnya” nasehat Abu Yazid
Maka cara bagi yg umur sepuh, sholat malam lah meskipun seperahan susu (sebentar)
Cara Agar Mudah Sholat Tahajud
Caranya agar mudah sholat malam dengan melakukan qaiulullah (siang tidur). Tapi bila siang tidur, dan malam tidur juga maka disebut pemborosan.
Kalaupun sulit bangun tahajud maka sebelum tidur sholatah 4 rakaat. Namanya qiyamul lail
“Siapa orang sholat 4 rakaat sebelum tidur persis ganjarannya seperti sholat lailatul qodar”.
Sebelum tidur berwudhulah dan sholatlah 4 rakaat, memanfaatkan umur yang sudah ashar. Kalau ashar udah dekat magrib (mendekati kematian)
Kata Uthbatul Ghulam rahmatullah alaih, seumur umur tak pernah stress kecuali 1 hari, saya sholat malam 40 tahun tak pernah putus kecuali satu hari tak sholat malam. Hal inilah yang membuat Uthbatul Ghulam sedih karena tertinggal satu malam tak sholat malam. Begitulah gambaran bersungguh sungguhnya orang sholeh di zaman dulu dalam memegang sunnah Nabi Shollallahu ‘alaihi wasallam.
Ketika ada orang bertanya pada Imam ibnu Athoilaah As Saqandary, seorang sufi besar dari Mesir,
“Saya sudah qiyamul lail 100 malam tak putus, tapi tak ada perubahan dalam perekonomian hidup saya. Jawab Imam Saqandary menjawab: “Cukup balasan Allah padamu, dijadikannya engkau suka qiyamul lail itu.
Semoga Allah berikan taufiq wal hidayah agar diberikan kemampuan melakukan sholat tahajud.
Suatu hari Imam Hasan Al Bashri ditanya
“Ya imam badan saya sehat mengapa kalo malam merem terus?
Jawab imam, bila anda tak mampu qiyamul lail, pasti karena beban berat dosamu
Umur kita sudah lanjut, perjalanan mau finish, bila nabi saja sholat malam sampai bengkak kakinya.
Siapa kita????
Nabi bukan???!!!
Sahabat bukan?!!!
Wali juga bukan.?!!!
Lalu apa yang mau kita bawa pada Allah
Pesan Rasulullah Shollallahu ‘Alaihi Wasallam
“Ya Ali sholatlah di malam hari meskipun seperti memerah susu (sebentar)”
Kita mohon pada Allah pelan-pelan agar dimudahkan melaksanakan pesan mulia Rasulullah
Semoga Allah berikan taufiq dan hidayah agar kita mampu melaksankaan sholat tahajud
Semoga Allah beri keistiqomahan sampai kita mencapai husnul khotimah
(Disarikan dari kajian kitab “Wasiatul Musthofa” di Channel Youtube RTQ TV,
Dahsyatnya Keutamaan dan Khasiat Shalat Tahajud oleh K.H. Fakhruddin Al Bantani) sila klik
